Minggu, 20 April 2014

KOPRASI


KOPRASI 



KOPRASI
            Koperasi sebagai salah satu sektor ekonomi merupakan kerjasama yang bersifat ekonomi. Koperasi  berasal  dari  kata  Co  dan  Operation  yang  mengandung  arti  bekerja  sama  untuk  mencapai  tujuan.  Secara umum Berarti  koperasi  adalah  kumpulan  orang  atau  badan  hukum  bekerja  sama  yang  memberikan kebebasan  masuk  dan  keluar  sebagai  anggota  untuk  meningkatkan  kesejahteraan  anggotanya .
Namun menurut beberapa ahli keuangan mendefinisian  koprasi adalah sebagai berikut :
1.       Koprasi Menurut ICA (Internasional  Cooperative  Alliance )
           Menurut  Internasional  Cooperative  Alliance  (ICA) buku  The  Cooperative  Principles karangan P.E. Weraman memberikan definisi sebagai berikut : Koperasi  adalah  kumpulan  orang-orang  atau  badan  hukum,yang  bertujuan  untuk  perbaikan  sosial ekonomi  anggotanya  dengan  memenuhi  kebutuhan  anggotanya  dengan  jalan  berusaha  bersama  saling membantu antara yang satu denan yang lainnya dengan cara membatasi keuntungan usaha tersebut harus didasarkan atas prinsip-prinsip ekonomi.
2.       Koprasi Menurut Dr. Mohammad Hatta.
            Koperasi  adalah  bangunan  organisasi  sebagai  badan usaha  bersama  berdasarkan  asas  kekeluargaan. Semua bertanggung jawab dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
3.       Dalam Undang-undang Perkoperasian.
            No.25 tahun 1994 pasal 1 ayat 1 sebagai berikut :  Koperasi  adalah  badan  usaha  yang  beranggotakan  orang-orang  atau  badan  hukum  koperasi dengan melaksanakan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar asas kekeluargaan.  Koperasi  merupakan  milik  para  anggota  sendiri  diatur  sesuai  dengan  keinginan  para anggota. Dalam koperasi tidak ada paksaan adan campurtangan pihak lain yang tidak ada sangkut pautnya  dengan  koperasi.  Pembagian  pendapatan  benar-benar  harus  berdasarkan  besar  kecilnya karya dan jasa anggota.

UNSUR - UNSUR PENGERTIAN KOPRASI


     1. Beranggotakan orang-orang atau badan-badan hukum koperasi.
                Koperasi merupakan kumpulan orang-orang atau badan hukum koperasi. Badan hukum adalah suatu  badan  yang  secara  hukum  mempunyai  hak  dan  kewajiban  sebagai  badan/organisasi  dapat menuntut dan dituntut.
     2. Usaha bersama
                Berarti  bahwa  dalam  koperasi  pertumbuhan  kegiatan  usaha  didasarkan  pada  kesamaan kegiatan dan kepentingan ekonomi anggota.
     3. Asas kekeluargaan
                Artinya berdasarkan asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi dan kepentingan bersama para anggotanya  dalam  usaha  kerjas  sama,  bantu  membantu  di  antara  anggota  organisasi  dengan pengurus.
     4. Kegiatan berdasarkan prinsip koperasi
            Koperasi  berperan  untuk  memperjuangkan  kepentingan  anggota  dan  koperasi  perlu membangun  diri  menjadi  kuat  dan  mandiri  sebagai  soko  guru  perekonomian  nasional.  Koperasi berdasarkan  kepentingan  ekonomi  untuk  mencapai  kesejahteraan  anggota.  Koperasi  merupakan sistem  ekonomi  yang  sesuai  dengan  kehidupan  masyarakat.  Usaha  peningkatan  pembinaan perekonomian harus dijalankan,bersifat menyeluruh danterpadu.

LANDASAN,ASAS,TUJUAN,FUNGSI,DAN PERANAN, SERTA PRINSIP
KOPERASI

 1. Landasan Koperasi Indonesia
       a. Landasan Pancasila
             Landasan  koperasi   yaitu  Pancasila  yang  merupakan  pandangan  hidup  bangsa  dan  negara  serta  merupakan sumber dari segala hukum yang berlaku di Indonesia. Sudah menjadi itikad negara kita  bahwa Pancasila merupakan asas tunggal semua kekuatan politik dan sosial.   Cara-cara penerapan pengalaman Pancasila dalam Koperasi Indonesia, yaitu :
    1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa.
              a. Setiap anggota wajib menghayati agama yang dianutnya.
              b. Selalu berlaku jujur dalam berkoperasi.
    2. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, diantaranya :
             a. Bertindak demokratis
             b. Berasaskan kekeluargaan
             c. Tidak membedakan status setiap anggota
    3. Sila Persatuan Indonesia
            a. Tidak membedakan suku bangsa dan paham politik setiap anggotanya.
            b. Memajukan kebersamaan untuk mengembangkan koperasi.\
    4.  Sila  Kerakyatan  yang  Dipimpin  Oleh  Hikmah  Kebijaksanaan  dalam  Permusyarawaratan/
         Perwakilan.
            a. Demokrasi Pancasila paling diutamakan.
            b. Mengutamakan musyawarah diantara sesama anggotanya.
            c. Memiliki rasa tanggung jawab dan tenggang rasa.
    5. Sila Keadilan Sosial Bagi seluruh Rakyat Indonesia di antaranya :
            a. Bertindak seadil-adilnya diantara sesama anggotanya.
            b. Selain  kepentingan  anggota,kepentingan  masayarakat  sekitarnya  perlu  mendapat  perhatian.
              Bersama-sama berusaha mewujudkan kemajuan dan landasan yang mendasar diterapkan  dalam
              kegiatan koperasi dapat diharapkan tujuan koperasi untuk mensejahterakan anggota maupun
              masyarakat akan tercapai.
LANDASAN UNDANG NDANG KOPRASI TAHUN 1945

       Landasan Koperasi Indonesia adalah UUD 1945 Pasal 33 ayat (1) berbunyi : “Perekonomian  disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan”.
  1. Asas Koperasi
               Dalam  Koperasi  Indonesia  kepribadian  sebgai  pencerminan  kehidupan  yang  dipengaruhi
    keadaan dan lingkungan yang berdasarkan atas asas kekeluargaan bersemboyan Bhinneka  Tunggal Ika.
    Bagi koperasi asas kekeluargaan terdapat keinsyafan, kesadaran, dan tanggung  jawab terhadap kerja
    tanpa memikirkan kepentingan diri sendiritertapi untuk kesejahteraan bersama. 
 2. Tujuan Koperasi
               Koperasi  bertujuan  menyejahterakan  anggota  pada  khususnya  dan  masyarakat  pada
     umumnya serta ikut tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju,
     adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
3. Fungsi dan peran koperasi
              Koperasi  memberikan  kemampuan  yang  lebih  besar  untuk  mempertinggi  daya  potensi
    anggota  khususnya dan masyarakat  pada umumnya  untuk mencapai  kesejahteraan  secara  adil
    berdasar atas asas kekeluargaan.  Fungsi dan peran koperasi sesuai dengan ketentuan,yaitu :
             a.  Membangun  dan  mengembangkan  potensi  dalam  kemampuan  ekonomi  anggota  pada
                  khususnya  dan  masyarakat  pada  umumnya  untuk  meningkatkan  kesejahteraan  ekonomi
                 dan sosialnya.
             b. Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan
                 masyarakat.
             c.  Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perkonomian
                 nasional dengan koperasi sebagai soko guru.
            d.  Berusaha  untuk  mewujudkan  dan  mengambangkan  perekonomian  nasional  yang
                merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.
  4. Prinsip koperasi
               Prinsip  koperasi  merupakan  kesatuan  dan  tidak  dapat dipisahkan  dalam  kehidupan
    berkoperasi.  Dengan  melaksanakan  keseluruhan  prinsip  tersebut  koperasi  mewujudkan
    dirinya  sebagai  badan  usaha  sekaligus  sebagai  gerakan  ekonomi  rakyat  yang  berwatak
    sosial.
               Prinsip koperasi Indonesia terdiri atas:
                    a. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka;
                    b. Pengelolaan dilakukan secara demokratis;
                    c.Memperkokoh  perekonomian  rakyat  sebagai  dasar  kekuatan  dan  ketahanan
                        perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya;
                  d. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal;
                  e. Kemandirian.
  5. Jenis koperasi
            Jenis koperasi didasarka pada kesamaan kegiatan dankepentingan anggota. Dasar pengurus sesuai dengan undang-undang koperasi yang berlaku,terdiri atas :
             a. Koperasi konsumen,
             b. Koperasi produsen,
             c. Koperasi simpan pinjam,
             d. Koperasi pemasaran
           Koperasi  umumnya  berusaha  pada  kepentigan  yang  sama untuk  memenuhi  kebutuhan anggota. Barang-barang  diusahakan  dari  grosir  badan penyalur/pengusaha,  sehingga harganya murah setidak- tidaknya sama dengan harga pasar.
         a. Koperasi Konsumen
                      Koperasi  konsumen  ialah  koperasi  yang  anggotanya  terdiri  atas  orang-orang  yang           mempunyai kepentingan langsung dalam  lapangan  konsumsi.  Koperasi  konsumen mempunyai fungsi lebagai penyalur tunggal barang-barang kebutuhan anggota sehari-hari yang memperpendek jarak antara produsen dengan konsumen Sebagai penyalur tunggal barang-barang kebutuhan pokok anggota, koperasi konsumen juga mempunyai fungsi-fungsi lainnya,seperti :
                     1. dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan mudah;
                     2. harga lebih murah atau sama dengan harga pasar;
                     3. kualitas barang lebih terjamin;
                     4. sisa hasil usaha yang diperoleh dikembalikan kepada anggota;
                     5. ongkos-ongkos penjualan maupun ongkos pembelian dapat dihemat.
          b. Koperasi Produsen
                      Koperasi  Produsen  ialah  koperasi  yang  anggota-angotanya  terdiri  atas  para  pengusaha pemilik  alat-alat  produksi,  dan  karyawan  yang  berkepentingan,sedangkan  usahanya langsung berhubungan dengan bidang industri atau kerajinan. Koperasi produsen umumnya didirikan  oleh  industri kecil  yang  bekerja  untuk  kepentingan  bersama  menghindarkan  diri dari kaum kapitalis.
          c. Koperasi petani
                       Koperasi  petani  ialah  koperasi  yang  anggota-angotanya  terdiri  atas  para  petani  pemilik  lahan pertanian,pemaro atau buruh tani, dan orang-orang yang berkepentingan,sedangkan  usaha yang dijalankannya adalah yang bersangkutan dengan bidang pertanian.Usaha-usaha koperasi pertanian meliputi :
                  a.  Penyediaan  alat-alat  pertanian  dan  bahan-bahan  yang  dibutuhkan  agar produktivitas     bertambah, seperti pembelian bibit unggul,pupuk,obat pemberantas hama,dan penyakit.
                  b.  Mengolah  hasil  pertanian  dari  tingkat  bahan  menjadi  hasil  siap  pakai,misalnya                  pengolahan karet, penggilingan padi.
                  c.  Mengusahakan penjualan hasil pertanian/pemasaran.
d.  Memberikan  kredit  bagi  para  anggotanya  untuk  keperluan  produksi pertanian,supaya  terhindar dari sistem ijon.
Potensi  koperasi  petani  diikutsertakan  dalam  kelompok  tani,bimas.  Bimas  merupakan  paduan  dari  kegiatan  baik  aparat  pemerintah,swasta,dan  para  petani.  Usaha  untuk meningkatkan swadaya masyarakat petani dengan saptakarya pertanian yang meliputi :
a.pancausaha,
b.pembinaan/penguasaan hasil,
c. pengolahan hasil,
d. pemasaran hasil,
e. pembangunan masyarakat desa,
f. peningkatan kualitas,
g. peningkatan kuantitas pengolahan bahan baku menjadi bahan jadi.

d. Koperasi Peternakan
Koperasi  peternakan  ialah  koperasi  yang  anggotanya  terdiri  atas  pengusaha-pengusaha peternakan,pemilik  ternak,dan  buruh  peternakana  atau  orang-orang  yang  berhubungan               langsung dengan usaha peternakan. Koperasi peternakan dapat didirikan sesuai dengan jenis ternak,misalnya:
 a. koperasi peternak ayam buras,
 b. koerpasi peternak itik,
 c. koperasi peternak sapi,kambing,dan kerbau.
Koperasi peternakan dapat diusahakan secara bersamadengan pertanian, yang merupakan usaha  sambilan.  Bila  diorganisir  secara  baik  maka  akan  menciptakan  lapangan  usaha yang saling menguntungkan.       Bidang-bidang usaha koperasi peternakan meliputi :
a. Mengusahakan penyediaan bibit ungul, makanan ternak, obat-obatan bai ternak;
b. Penyediaan lahan/tempat untuk memelihara ternak;
c. Memberikan kredit kepada anggota koperasi;
d. Mengusahakan penjualan hasil peternakan.
                  e. Koperasi Perikanan
                      Koperasi  perikanan  ialah  koperasi  yang  anggotanya  terdiri  atas  para  pengusaha  pemilik
                      perikanan,  para  nelayan,  dan  orang-orang  yang  berkepentingan  dengan  bidang
                      perikananmbaik usaha perikanan laut maupun perikanan darat.
                      Kegiatan usaha koperasi perikanan meliputi bidang:
                           a. penyediaan bibit ikan, alat-alat penangkapan hasil ikan,perahu bermotor bagi anggota;
                           b. pengadaan sarana pengangkutan hasil perikanan;
                           c. pengolahan hasil ikan dengan sistem mekanik dan ban berjalan;
                           d. mengusahakan pemasaran hasil perikanan untuk anggota maupun masyarakat;
                           e. Pemberian kredit bagi anggota.

Rabu, 16 April 2014

Akad

Akad adalah suatu prikatan atau ijab dan kabul dengan cara yang dibenarkan syarak yang menetapkan adnya akibat akibat hukum pada objeknya[1]  Dalam akad itu sendiri terdapat rukun , rukun akad adalah :
1. Ijab dan Kabul

Ijab Adalah pernyataan pihak pertama mengenai isi perikatan yang di inginkan sedangkan Kabul itu sendiri berarati adalah pernyataan pihak kedua mengenai menerima tidaknya dari tawaran pihak pertama. Adapun Syarat yang dipenuhi dalam ijab – kabul adala sebagaimana berikut :
a. Ijab  Dan Kabul Harus dinyatakan oleh orang yang tamyis dimana dimaksudkan bahawa orang yang tamyis ini mengetahui apa yang dia lakukan dan akibatanya seperti apa .andakan atau bisa dikatakan bahwa dia cakap melakukan tindakan hukum  
b. Ijab Dan  Kabul  harus tertuju pada suatu objek yang merupakan objek perjanjian
c. Ijab dan Kabul harus berhubungan langsung dalam suatu majelis atau di tempat yang sama  dan juga dua belah pihak sama – sama hadir. 
2. Sighat.  
Sighat Adalah bahasa dimana maksud dari sighad itu sendiri adalah di ucapkan secar lesan ataupun tertulis dan ada juga yang mengatakan bisa dengan bahasa isyarat. Ini menjadi penting ketika seseorang tanpa berbicara , ataupun mempberi isyarat tiba tiba melakukan jual beli itu menjadi tidak sah dan juga tidak mungkin aa terjadi  
3. Al - Ma’qud alaih 
Al - Ma’qud alaih .Adalah objek maksudnya adalah objek atau barang yang diperjual belikan ataupun jasa yang diterima. Secara garis besar  Al - Ma’qud alaih Adalah objek dari tujuan dari akad itu sendiri.  
4. Al- Muta’aqidain
Al- Muta’aqidain. Adalah orang ber-akad dimana dalam hal ini orang orang yang ber akad harus mempunyai kecakapan dalam berfikir ( melakukan akad ) tidak timpang atau cacat salah satu jika hal ini tidak sesuai maka hukum dari akad ijab dan qabul itu sendiri tidak sah. 
5. Maudhu’al’aqad. 
Maudhu’al’aqad. Maksud dari hal ini adalah menetapkan tujuan dalam ijab dan kabul jikalau motiv dari ijab dan kabul itu sudah ter utarakan maka sah lah ijab dan kabul yang dilakukan namun jikalau motiv yang terkandung dalam ijab dan qabul itu belum ter utarakan maka bisa tidak sah dalam ijab dan kabul. 
 
[1] Abdul Ghafur Anshori,  Perbankan Syari’ah Di Indonesia. , ( Yogyakarta : Gadjah Mada University, 2009 ) Press, hlm 52